Home Portal | Webmail | Sitemap


>>   Daftar Perijinan

Pengesahan Akta Pendirian Koperasi


Lama Pemrosesan
18 Hari







Pengesahan Akta Pendirian Koperasi

Dasar Hukum

 1.      UU RI Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 116, Tambahan Lembarab Negara Republik Indonesia Nomor 3502)

2.      PP RI Nomor 4 Tahun 1994, tentang Persyaratan dan Tata Cara Pengesahan Akta Pendirian dan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi

3.      Peraturan Pemerintah RI No.9 Tahun 1995. Tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Simpan Pinjam dan Koperasi

4.      Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia Nomor 01/Per/ M / KUKM / I / 2006 Tanggal 9 Januari 2006, tentang Petunjuk Pengesahan Akta Pendirian dan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi

5.      Keputusan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 98/Kep/M.KUKM/IX/2004 Tanggal 24 September 2004 tentang Notaris sebagai Pembuat Akta Koperasi

6.      Keputusan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 123/Kep/M.KUKM/X/2004 Tanggal 6 Oktober 2004 tentang Penyelenggaraan Tugas Pembantu Dalam Rangka Pengesahan Akta Pendirian, Perubahan Anggaran Dasar dan Pembubaran Koperasi pada Propinsi dan Kabupaten /Kota

7.      Keputusan Walikota Semarang Nomor 875.1/57 tahun 2009 Tentang Pendelegasian Wewenang Penandatanganan Perijinan dan Non Perijinan kepada Kepala Badan Pelayanan Terpadu (BPPT) Kota Semarang


Syarat - Syarat

A.    Pengesahan Akta Pendirian Koperasi

 

1.    Rapat Pembentukan

a.         Untuk Koperasi Primer dihadiri minimal 20 orang

b.         Untuk Koperasi Sekunder dihadiri minimal 3 (tiga) Koperasi yang berbadan hukum yang diwakili oleh kuasanya

c.         Dihadiri oleh Pejabat Dinas Koperasi UKM Kota Semarang

 

2.    Mengajukan permohonan pengesahan Akta pendirian dan Anggaran Dasar ke BPPT dilampiri dengan :

a.         Surat Permohonan asli bermaterai cukup (Rp 6000,-)

b.         Akta Pendirian / Anggaran Dasar yang dibuat oleh Notaris (rangkap 2)

c.         Petikan berita Acara Rapat pendirian / Pembentukan Koperasi

d.        Neraca Awal

e.         Tanda bukti Setoran Modal Anggota

f.          Rencana awal Kegiatan Usaha Koperasi

g.         Daftar Hadir Rapat Pembentukan

h.         Biodata Pengurus

i.           Biodata Pengawas

j.           Daftar nama Pendiri

k.         Foto copy KTP masing – masing Pendiri

l.           Surat Keterangan Status Kantor

m.       Daftar Inventaris

n.         Bukti setoran Modal Minimal Rp 15.000.000 (lima belas juta rupiah) dalam bentuk Deposito di Bank Pemerintah

 

Khusus koperasi simpan pinjam ditambah lampiran :

a.       Biodata Pengelola

b.      Kontrak Kerja Pengelola

c.       Rencana Awal Kegiatan Usaha selama 3 (Tiga) Tahun

3.    Pemeriksaan lapangan

 

B.     Perubahan Anggaran Dasar Koperasi

 

1.         Surat permohonan asli bermaterai Rp.6000,-

2.         Petikan berita Acara Rapat Anggota Khusus Perubahan Anggaran Dasar

3.         Daftar Hadir Rapat Anggota Perubahan Anggaran Dasar

4.         Akta Perubahan / Anggaran Dasar yang baru yang dibuat Notaris

5.         Akta pendirian /Anggaran Dasar yang lama (asli)

6.         Peninjauan Lapangan

 

C.     Pembubaran Koperasi

 

1.         Dari Koperasi

           

a.       Surat Permohonan

b.      Petikan Berita Acara Pembubaran

c.       Daftar Hadir Rapat Pembubaran

d.      Keterangan Aset –aset

e.       Akta Pendirian Koperasi yang Asli dilampirkan

f.       Surat Pernyataan tidak menpunyai hutang dengan pihak lain

 

2.         Dari Pemerintah

 

a.         Permohonan dari Tim Pembubaran Koperasi dari Dinas Koperasi

b.        Berita Acara Pemeriksaan atau Inventarisasi

c.         Hasil pemeriksaan atau inventarisasi

d.        Akta Pendirian Koperasi yang Asli dicabut

e.         Diumumkan di Media Massa

 


Prosedur

1. Pemohon datang untuk mengambil dan mengisi formulir
2. Pemohon menyerahkan formulir ke loket yang sudah diisi dan disertai / dilampiri persyaratan secara lengkap
3. Petugas loket meneliti kelengkapan berkas, apabila belum lengkap dikembalikan kepada pemohon untuk dilengkapi
4. Apabila berkas sudah lengkap dan benar dilanjutkan pemeriksaan lapangan (BAP)
5. Berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan lapangan, maka dapat diprosesPenerbitan Ijin atau ditolak
6. Pemberitahuan kepada pemohon bahwa ijin sudah jadi atau ditolak
7. Pengambilan Ijin.

Formulir


Formulir Pengesahan Akta Pendirian Koperasi

(Telah di Download sebanyak 0 kali)

Back