Home Portal | Webmail | Sitemap


>>   Daftar Perijinan

Ijin Usaha Apotek


Lama Pemrosesan
15 Hari







Ijin Usaha Apotek

DASAR HUKUM
  1. Undang – Undang Obat Keras (St.1973 No.541).
  2. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.
  3. Undang – Undang No. 22Tahun 1997 tentang Narkoba.
  4. Undang – Undang No. 5 Tahun 1997  tentang psikotropika.
  5. Peraturan Menkes RI No. 41 Tahu 1980 tentang masa bhakti ijin Kerja Apoteker.
  6. Peraturan Menkes RI No. 922/SK/Menkes/X/1993 tentang tata cara Pemberian Ijin Apotek
  7. Peraturan Pemerintah No. 51 / Tahun 2009 tentang Kefarmasian.
  8. Kepmenkes No. 1027/Menkes/SK/IX/2004 tentang standart Pelayanan Kefarmasian di Apotek
  9. Kepmenkes No. 1331/Menkes/SK/X/2002tentang perubahan Atas Peraturan Menkes No. 922/Menkes/X/1993 tentang Ketentuan dan Tata Kerja Pemberian Apotek.
  10. Keputusan Walikota Semarang Nomor 875.1/2 Tahun 2011 tentang  Pendelegasian Wewenang Penandatanganan Perijinan dan Non Perijinan kepada Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Kota Semarang Kesehatan

Syarat - Syarat

Persyaratan yang harus dipenuhi :
  1. surat permohonan bermaterai Rp 6000,-
  2. foto copy SP Apoteker sesuai PP No. 41 Tahun 1980.
  3. foto cop ijasah apoteker.
  4. foto copy KTP dan surat pernyataan tempat tinggal secara nyata (materai Rp. 6000)
  5. denah bangunan apotek dan denah situasi apotek terhadap apotek lain.
  6. surat status bangunan dalam bentuk akte (HM/sewa/kontrak).
  7. daftar asisten apoteker (nama, alamat, tanggal lulus dan nomor SIK) SIK sementara serta surat lolos butuh AA dari tempat kerja sebelumnya.
  8. daftar alat perlengkapan apotek (terperinici).
  9. surat pernyataan bermaterai Rp 6000,- APA bahwa tidak bekerja tetap pada perusahaan farmasi lain dan tidak menjadi APA di Apotek lain.
  10. surat ijin atasan langsung bagi PNS, TNI, dan karyawan instansi pemerintah lainnya.
  11. akte perjanjian kerjasama APA dan PSA.
  12. surat pernyataan PSA tidak terlibat pelanggaran PP di bidang obat (asli bermaterai).
  13. surat keterangan sehat fisik dan mental dari RS Pemerintah untuk melaksanakan tugas Apoteker.
  14. lolos butuh dari kepala Dinas Kesehatan Provinsi (bagi pemohon yang pindah dari provinsi lain).
  15. daftar kepustakaan wajib apotek.
  16. surat rekomendasi dari ISFI.
  17. foto copy ijin gangguan (HO).

Prosedur

  1. Pemohon datang, mengajukan surat permohonan dilampiri persyaratan lainnya.
  2. Setelah diteliti dan dinyatakan lengkap dan benar, berkas permohonan diagendakan dan kepada pemohon diberikan bukti penerimaan berkas.
  3. Berkas permohonan selanjutnya diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  4. Apabila ijin telah diterbitkan, pemohon akan diberitahu dan selanjutnya bisa diambil diloket pengambilan.

Formulir


Formulir Ijin Usaha Apotek

(Telah di Download sebanyak 0 kali)

Back